Jurnalisbertasbih.com, Makassar — Setelah beberapa hari padam dan menuai keluhan warga, lampu penerangan jalan umum (PJU) di ruas jalan poros Bakung menuju Asrama Haji–TPU Sudiang, Kelurahan Bakung, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, akhirnya kembali menyala pada Selasa malam (14/4/2026).
Pantauan di lokasi menunjukkan suasana jalan yang sebelumnya gelap dan mencekam kini berubah terang benderang. Aktivitas pengendara yang melintas pun terlihat kembali normal dengan kondisi yang lebih aman dan nyaman.
Sebelumnya, kondisi lampu jalan yang padam selama beberapa hari sempat menimbulkan keresahan bagi warga. Minimnya penerangan membuat kawasan tersebut rawan dan memicu rasa was-was, terutama saat malam hari.
Salah seorang warga setempat, Daeng Latif (54), mengaku lega atas perbaikan tersebut. Ia menyebutkan bahwa sejak lampu jalan kembali menyala, suasana lingkungan menjadi lebih hidup.
“Sejak malam tadi lampu jalan sudah menyala kembali. Kami yang tinggal di sekitar sini dan pengguna jalan merasa lebih nyaman. Suasana mencekam sudah tidak ada lagi,” ujarnya.
Ia menambahkan, sebelumnya kondisi gelap membuat warga khawatir saat beraktivitas di malam hari.
“Kalau lewat di atas jam 23.00 WITA terasa menakutkan. Sekarang sudah terang, aktivitas malam juga kembali hidup,” tambahnya.
Selain itu, warga juga menyampaikan apresiasi kepada pihak RT dan RW setempat yang telah menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kondisi lampu jalan tersebut. Peran aktif perangkat wilayah dinilai menjadi bagian penting dalam mempercepat respons atas keluhan warga.
Apresiasi juga datang dari salah seorang pengurus masjid di sekitar jalan poros Bakung yang enggan disebutkan identitasnya. Ia mengucapkan terima kasih kepada tim media yang telah membantu menyuarakan aspirasi masyarakat.
“Terima kasih kepada tim media jurnalisbertasbih yang telah menampung laporan warga untuk ditindaklanjuti. Semoga tetap konsisten menyuarakan berbagai persoalan yang ada di masyarakat,” ungkapnya.
Kembalinya fungsi lampu jalan di kawasan tersebut menjadi bukti bahwa sinergi antara warga, perangkat wilayah, dan media dapat menghadirkan solusi nyata. Warga berharap ke depan pemerintah lebih sigap dalam merespons kebutuhan dasar masyarakat, khususnya terkait fasilitas publik.





